Mengapa Kita Perlu Membayar Pajak?

Yuk Simak! Pajak sendiri menjadi penerimaan negara terbesar yang dikumpulkan negara lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Gunanya untuk membangun fasilitas negara seperti infrastruktur, sarana pendidikan, kesehatan, di bidang pangan, pertahanan keamanan, dan masih banyak lagi. Itulah mengapa kita harus membayar pajak, yaitu sebagai
Pajak sebagai sumber pendapatan negara, berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara, seperti pengeluaran dalam hal pembangunan negara. Pajak jugaa digunakan untuk membiayai pengeluaran yang berkaitan dengan proses pemerintahan, seperti belanja pegawai, belanja barang, pemeliharaan dan lainnya.

Mengapa kita harus patuh membayar pajak?

Oleh karena itu, tulisan ini akan merubah persepsi Anda melalui lima alasan mengapa kita harus patuh membayar pajak. Pertama, sebanyak 83,5% pendapatan negara Indonesia bersumber dari penerimaan pajak. Dilansir dari data APBN tahun 2020, pajak memberikan sumbangsih terbesar bagi penerimaan negara.

Apakah wajib membayar pajak?

Tanpa adanya pajak, penerimaan negara akan lumpuh dan alhasil akan mebuat negara tidak dapat menjalankan fungsi dengan semestinya. Maka dari itu, dikutip dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), membayar pajak adalah wajib hukumnya bagi setiap warga negara yang sudah masuk kategori wajib pajak.

Mengapa pengusaha harus membayar pajak?

Tapi tahukan Anda, bahwa menjadi pengusaha harus membayar pajak berdasarkan laba dari perusahaan atau bisnis yang Anda miliki loh. Pertanyaannya mengapa pengusaha perlu membayar pajak? Meskipun sebenarnya pajak tidak hanya berlaku bagi pengusaha, tetapi juga para wajib pajak individu seperti karyawan dan wajib pajak lainnya.

Mengapa pajak harus dan wajib kita bayarkan?

Pajak harus dan wajib kita bayarkan karena pajak yang kita bayarkan juga digunakan negara untuk keperluan – keperluan penyelenggaraan pemerintah, misalnya seperti pembayaran gaji pegawai negeri, pembayaran pembelanjaan tentara, polisi dan keperluan negara lainnya yang masih banyak lagi. Jadi, negara juga perlu berbelanja (shoping) seperti kita.