Mengapa Saudara-Saudara Yusuf Pergi Ke Mesir?

Mereka pergi ke Mesir untuk membeli makanan. Yakub menyuruh anak-anak tertuanya pergi ke Mesir untuk membeli makanan. Yusuf melihat saudara-saudaranya.

Apa tujuan saudara-saudara Yusuf pergi ke Mesir?

Jawaban: Karena ada bencana kelaparan di Israel, dan mereka disuruh ayahnya untuk membeli makan pada orang Mesir.

Mengapa Yusuf menangis ketika melihat saudara-saudaranya?

Yusuf menangis karena saudara-saudaranya itu tidak begitu yakin akan pengampunan tulusnya. Yusuf menangis karena saudara-saudaranya membawa-bawa nama Yakub dan Allah sebagai beking yang akan membuat hati Yusuf luluh. Dan saudara-saudaranya yang mendengar tangisan Yusuf akhirnya menghadap sendiri.

Bagaimana sikap Yusuf kepada saudara-saudaranya?

Jawaban. Yusuf tidak mendendam pada saudara-saudaranya. Justru dia sangat rindu pada mereka dan terutama pada Benyamin dan Ayahnya (Yakub).

Apa yang terjadi pada Yusuf di Mesir?

Sewaktu Ruben tidak berada di dekat sana, atas usulan Yehuda saudara-saudara yang lain menjual Yusuf kepada pedagang Midian dan Ismael yang lewat di situ dalam perjalanan ke Mesir. Di Mesir, Yusuf dijual menjadi budak pegawai istana, Potifar. Di sana dia bekerja sangat baik, sehingga dipercayai penuh oleh majikannya.

You might be interested:  Kapan Hwarang Tayang Di Net Tv Jam Berapa?

Tugas apa yang diberikan Firaun kepada Yusuf?

Jawaban. Jawaban: Yusuf menjadi orang kedua atau orang kepercayaan dalam Istana Raja Firaun dengan jabatan Perdana Menteri/Mangkubumi/Pangeran Mesir/Raja Muda.

Apa yang membuat sepuluh saudara Yusuf iri?

Nabi Yusuf alaihi sallam dibenci oleh saudara-saudaranya karena mereka cemburu kepada nabi Yusuf yang lebih disayangi oleh ayahnya Nabi Yakub alaihi sallam.

Apakah Yusuf membalas kesalahan dari saudara-saudaranya?

Yusuf tidak membalas dendam, meskipun ia mempunyai kuasa untuk membunuh saudara-saudaranya. Yusuf memilih untuk mengampuni dan berdamai.

Bagaimana sikap Nabi Yusuf as ketika saudara dan ayahnya datang ke istana?

Sikap Nabi Yusuf as ketika saudara-saudaranya dan ayahnya datang ke istana adalah MENYAMBUT DENGAN SUKA CITA dan PENUH KEGEMBIRAAN.

Apa yang dilakukan Yusuf kepada saudara-saudaranya ketika mereka bertemu di Mesir?

Setelah bertemu dengan saudara-saudaranya, Yusuf dimasukkan ke dalam sumur yang kering, lalu dijual kepada orang Ismael dan dibawa ke Mesir untuk dijual sebagai budak. Di Mesir, dia dibeli oleh seorang perwira bernama Potifar.

Apa yang dilakukan saudara Yusuf kepadanya?

Rasa Hasad/Dengki saudara nabi Yusuf dikarenakan sang Ayah lebih menyayangi Nabi Yusuf dibandingkan saudara-saudaranya. Sehingga saudara Nabi Yusuf membuang nabi yusuf ke sebuah sumur dan akhirnya ditemukan oleh pejalan kaki dan menjual nabi Yusuf sebagai budak.

Apa yang dapat kita teladani dari Yusuf?

Tidak Menyimpan Dendam Kepada Saudara

Meskipun mengalami kesulitan, Nabi Yusuf tak pernah sekalipun menyimpan dendam kepada saudara-saudaranya. Nabi Yusuf tetap bersikap baik dan memaafkan kesalahan mereka. Nilai ini pula yang dapat Bunda ajarkan kepada si kecil untuk menghadirkan rasa sayang antar-saudara.

Apa yang membuat Yusuf berhasil dalam hidupnya?

Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan TUHAN membuat berhasil segala hal yang dikerjakannya.) kausatif yakni adanya Allah yang membuat hidup Yusuf menjadi berhasil dan ini kembali diulang di ayat 3 dan 5.6 Indikator pertama keberhasilan Yusuf adalah dia dapat tinggal di rumah Potifar.

You might be interested:  Mengapa Manusia Harus Bertaqwa?

Berapa lama Yusuf di Mesir?

Mayatnya dirempah-rempah dan ditaruh dalam peti di Mesir.” (Kejadian 50:26) Selama 93 tahun berada di tanah Mesir Yusuf memiliki kesaksian yang luar biasa. 2. Yusuf Mendeklarasikan Imannya Di Hadapan Juru Minum / Roti Dan Raja Firaun.