Mengapa Semboyan Bhinneka Tunggal Ika?

Bhinneka Tunggal Ika, adalah semboyan pada lambang negara Republik Indonesia yang keberadaannya berdasarkan PP No 66 Tahun 1951, yang mengandung arti “Berbeda tetapi satu”. Semboyan tersebut menurur Prof. Soepomo, menggambarkan gagasan dasar, yakni menghubungkan daerah-daerah dan suku-suku bangsa di seluruh nusantara menjadi Kesatuan Raya.
Bhinneka Tuggal Ika merupakan semboyan negara Indonesia sebagai dasar untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia. a. Hidup saling menghargai antar masyarakat yang satu dengan yang lainnya tanpa memandang suku bangsa, agama, bahasa, adat istiadat, warna kulit, dan lain-lain.

Apa yang dimaksud dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika?

Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara Indonesia, yang tertulis pada pita burung Garuda Pancasila. Secara konstitusional, semboyan negara diatur dalam pasal 36A Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yakni “Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika”. Makna Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Apa arti Bhinneka Tunggal Ika?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa arti Bhinneka Tunggal Ika adalah ‘berbeda-beda tetapi tetap satu jua’. Semboyan bangsa sebagai simbol yang menggambarkan keadaan Nusantara. Melambangkan kekayaan budaya, keyakinan, suku, ras, bahasa, adat istiadat, dan masih banyak lagi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Siapa penemu lambang Bhinneka Tunggal Ika?

Ditetapkan di Jakarta tanggal 17 Oktober 1951 oleh Presiden Soekarno dan Perdana Menteri, Sukiman Wirjosandjojo. Tertuang dalam Pasal 5 yang berbunyi, ‘Di bawah lambang tertulis dengan huruf latin sebuah semboyan dalam bahasa Jawa-Kuno, yang berbunyi: Bhinneka Tunggal Ika.

You might be interested:  Mengapa Laptop Tidak Menyala?

Apa yang dimaksud dengan Bhineka Tunggal Ika dalam Persatuan Indonesia?

Makna Bhineka Tunggal Ika dalam Persatuan IndonesiaSebagaimana dijelaskan dimuka bahwa walaupun bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa yang memiliki kebudayaan dan adat-istiadat yang beraneka ragam namun keseluruhannya merupakan suatu persatuan.